ILMU ITU PENTING ( ilmu pengetahuan teknologi dan kemiskinan)
Harus diakui bahwa
teknologi dan segala rekayasanya telah mempengaruhi seluruh bidang kehidupan
manusia. Penerapan teknologi tinggi dan segala sesuatunya banyak menyangkut
kepentingan manusia terutama masyarakat modern, yang mana teknologi telah
menghasilkan jasa yang relative efektif dan efisien. Hal ini terjadi karena
jika dibandingkan dengan masyarakat tradisional maka masyarakat modern mempunyai
indikator-indikator sebagai berikut: (a) lebih bersifat analitik di mana
sebagian besar aspek kehidupan bermasyarakat didasarkan kepada asas efisiensi
baik yang bersifat teknis maupun ekonomis, dan (b) lebih bersifat individual
daripada komunal terutama ditinjau dari segi pengembangan potensi manusiawi dan
masalah survival.
Indikator pertama
memberikan tempat yang penting kepada nilai teori dan nilai ekonomi. Nilai
teori ini terutama sekali berkaitan erat dengan aspek penalaran (reasoning)
serta ilmu dan teknologi.[1]
Hampir semua negara di
dunia pada abad ini, menyusun strategi penguasaan dan pengembangan teknologi
tinggi. Walaupun kebijakan seperti itu mengandung pro dan kontra yang terkadang
tajam, terutama terjadi di negara-negara yang sedang berkembang. Di Indonesia
sendiri, dalam GBHN, ditentukan bahwa Ilmu Pengerahuan dan Teknologi selain
merupakan asas, factor dominan, juga dinyatakan sebagai sasaran pembangunan.
Dengan demikian strategi pembangunan ilmu pengetahuan dan teknologi tidak dapat
dipisahkan dari garis politik pembangunan nasional.[2]
Teknologi komunikasi
dan informasi termasuk salah satu yang mengalami kemajuan sangat pesat. Mulai
dari penemuan computer, berbagai satelit komunikasi, internet dan lain
sebagainya. Manusia dewasa ini memiliki mobilitas yang sangat tinggi, karena
pengaruh teknologi komunikasi dan informasi
Penerapan iptek dalam
pembangunan telah meningkatkan kehidupan masyarakat dan memajukan kehidupan
bangsa dan negara di berbagai sektor. Namun, harus disadari bahwa di balik
semua itu ada dampak-dampak negatifnya bagi lingkungan hidup. Yang dimaksud
lingkungan hidup dalam hal ini adalah menyangkut lingkungan alam, lingkungan
social, dan lingkungan budaya.
Lingkungan alam adalah
kondisi alam baik yang organik maupun anorganik ( tumbuh-tumbuhan, binatang,
air, tanah, batuan, dan udara). Adapun lingkungan sosial adalah semua manusia
yang ada di sekitarnya, baik perorangan maupun kelompok (misalnya : keluarga,
teman sepermainan, tetangga dan teman sekerja). Kemudian menyangkut lingkungan
budaya, yakni hal-hal yang berkaitan dengan karya cipta dan hasil perbuatan
atau tingkah laku manusia, misalnya yang menyangkut gagasan, norma,
kepercayaan, adat istiadat, pakaian, dan rumah.
Dalam perkembangannya
iptek mulai dimanfaatkan dan diterapkan dalam berbagai bidang kehidupan
manusia. Misalnya dalam bidang kesehatan, teknologi, perhubungan dan
arsitektur, industri, dll.
Adapun dalam
pemanfaatan dan penerapannya iptek berdampak negatif dan positif. Dampak
positifnya, iptek dapat dimanfaatkan dan diteterapkan untuk kesejahteraan dan
kemakmuran manusia. Namun dampak negatifnya, akan berpengaruh besar dalam
kelangsungan hidup manusia itu sendiri, ujung dari dampak negatif penerapan
teknologi adalah kemiskinan
.
Dampak negatif tersebut
akan berujung pada kemiskinan, apabila manusia tidak mampu mencari dan
menemukan pemecahan permasalahan yang timbul. Berikut adalah dampak negatif
dari perkembangan, pemanfaatan dan penerapan iptek dalam kehidupan manusia yang
saling terkait dan berujung pada masalah kemiskinan:
Sebelum sektor industri
memanfaatkan dan menerapkan teknologi, banyak tenaga manusia yang dibutuhkan.
Tetapi setelah memanfaatkan dan menerapkan teknologi dalam kegiatan industri,
maka industri lebih banyak menggunakan mesin-mesin canggih daripada tenaga
manusia. Maka terjadi PHK besar-besaran, akibatnya banyak pengangguran, dari
banyaknya pengangguran akan timbul masalah kemiskinan. Dalam kehidupan
sehari-hari manusia memerlukan pemenuhan kebutuhan baik barang dan jasa, karena
tidak mempunyai pekerjaan lagi maka banyak orang mengambil jalan pintas untuk
memenuhi kebutuhannya/ melakukan tindak kriminal ( merampok,
mencopet,menjambret ,dll)
Maka dari itu kita harus terus memperdalam ilmu pengetahuan kita supaya kita dapat bersain di zaman yang sudah mengkedepankan teknologi sepert sekarang ini. karena dengan memiliki ilmu pengetahuan kita bukan hanya bisa menggunakan teknologi bahkan kita bisa lebih mengembangakan teknologi tersebut menjadi lebih berguna.
sumber:
http://iissuryatini.blogspot.co.id/2013/01/filsafat-ilmu-dan-teknologi.html
sumber:
http://iissuryatini.blogspot.co.id/2013/01/filsafat-ilmu-dan-teknologi.html

Tidak ada komentar:
Posting Komentar